Virtual Creativity Contest Sekolah Katolik Kota Palembang

Virtual Creativity Contest Sekolah Katolik Kota Palembang
Drs N. Suseno Ketua PGK kota Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama antar Yayasan Pendidikan serta untuk meningkatkan kreativitas dan talenta tenaga pendidik dan kependidikan, Paguyuban Guru Karyawan Sekolah Katolik Kota Palembang mengadakan kegiatan Virtual Creativity Contest 2021 dengan peserta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan sekolah-sekolah katolik dalam dan luar kota yang berada di bawah Keuskupan Agung Palembang seperti Yayasan Xaverius, Yayasan Mardi Wiyata, Yayasan Santo Louis, Yayasan Lembaga Miryam, Yayasan Dharma Ibu, Yayasan Tarakanita CB Bengkulu dll. 
Kehidupan masyarakat dunia berubah ke bentuk baru akibat terjadinya Pandemi Covid-19. Fakta yang terjadi tersebut menyebabkan perubahan gejala sosial dan norma pola baru dalam hidup dan kehidupan.  Fenomena pandemi merupakan kenyataan yang tidak bisa tidak muncul sebagai fakta yang mengikat, membatasi, mengungkung, bahkan mengurung hidup dan kehidupan manusia. Dalam konteks demikian, pola dan gaya hidup perlahan-lahan mengalami akomodasi dan perubahan yang secara sistemik berpengaruh terhadap kerangka berpikir dan kebiasaan hidup manusia. “ Kondisi perubahan total tersebut ternyata menuntut waktu, ruang, dan suasana yang cukup banyak dan multidimensional. Hal ini menyebabkan pola kegiatan tanggung jawab serbagai pendidik menjadi kesibukan baru dan butuh waktu banyak. Menjadi guru tidak sebatas jam pembelajaran di sekolah, namun akhirnya harus menjadi guru 24 jam penuh.”  Kata Suratman ketua Panitia penyelenggara.  

Kegiatan rutin tahunan yang biasanya dilaksanakan lomba olahraga maka tahun ini dilaksanakan lomba kreativitas seni virtual off line maupun online yaitu Lomba Karaoke, Tiktok, Tariu Kreasi, Gayung Bersambut, Orasi dengan harapan dapat menjalin sikap kebersamaan dan kebersatuan di antara guru-karyawan Sekolah Katolik Kota Palembang dan sekolah Katolik luar kota Palembang di bawah Keuskupan Agung Palembang dengan TM tanggal 21 Januari 2021 penilaian lomba 27-28 Januari 2021 dan pengumuman melalui live streaming tanggal 30 Januari 2021, ” ungkap N Suseno Ketua PGK Kota Palembang.

Suasana yang berkelanjutan dalam waktu lama dan belum tentu ujungnya menyebabkan guru dan karyawan mengalami titik jenuh, apalagi disertai dengan semakin bergejolaknya bentuk media sosial yang digemari masyarakat, semisal mengikuti webinar, viral tiktok, youtube, twitter, dan lain-lain. Suasana pandemi menimbulkan kejenuhan dalam memberikan layanan daring kepada peserta didik. Secara prinsip kreativitas perlu diberi wadah yang sesuai, kreativitas memiliki nilai edukatif dan nilai edukatif memberikan nilai keteladanan bagi peserta didik. 

Pastor Gading Sianipar, Pr selaku Direktur BPH Yayayan Xaverius Palembang mengungkapkan bahwa  perlu adanya kegiatan untuk memberikan wadah kreativitas. Hal seperti ini juga tampak di kalangan guru dan karyawan Sekolah Katolik Keuskupan Agung Palembang. Keadaan seperti ini memerlukan penyegaran dan penyaluran emosi kemampuan ekspresi dalam kegiatan yang positif dan memberi peluang berkreasi, mengurangi kejenuhan akibat kondisi pandemi.(daris)