Sopir Truk Ditemukan tak Bernyawa di Belakang Mobil

Sopir Truk Ditemukan tak Bernyawa di Belakang Mobil
Foto: Ly - Truk tangki dan situasi pada saat evakuasi korban

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA-  Diduga sakit Zulkarnain (32) sopir truk tangki minyak sayur, ditemukan tak bernyawa dengan posisi telentang di belakang mobil, Senin (24/8) pukul 13.30 Wib.

Korban Zulkarnain (32), warga Desa Teluk Kecapi Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel sehari- hari bekerja sebagai sopir tangki pengangkut minyak sayur di Toko Abun Kelurahan 10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1 Palembang. "Iya benar, ada penemuan mayat seorang laki- laki yang berprofesi sebagai sopir truk minyak sayur Toko Abun di 10 Ulu," ungkap Kapolsek Sukarami, AKP Satria Dwi Dharma melalui Kanit Reskrim, Iptu Hendri Permana.

Penemuan tubuh korban zulkarnain yang sudah tak bernyawa, tentu membuat heboh warga di Pasar Alang Alang Palembang. Atas temuan tersebut warga pun melaporkan kejadian ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Sukarami dan Tim Ident Polrestabes Palembang, petugas pun langsung menuju TKP.
"Setelah dapat laporan dari masyarakat, anggota langsung ke TKP, mengamankan lokasi TKP dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang," ujar Iptu Hendri.

Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Sukarami, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, Riki (35) dan Hendri (33) sekitar pukul 12.00 Wib saksi melihat korban duduk di belakang mobil yang dikendarainya dalam kondisi sakit. "Keterangan saksi, korban ini sempat diberi obat tolak angin sekitar pukul 12.00 wib, kemudian sekitar pukul 13.30 wib saksi melihat korban sudah telentang, saat hendak diangkat ke musola korban sudah tidak bernyawa," jelasnya.

Tidak lama setelah jenazah dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, orang tua korban Zakiah (63) tiba dan mengatakan jika anak keenamnya ini tidak memiliki riwayat sakit apa pun."Saya juga kaget dengar kabar seperti ini. Terakhir kali ketemu kemarin dan dia sehat-sehat saja," ungkap Zakiah.

Masih dikatakan beliau, korban Zulkarnain meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih kecil dan butuh perhatian orang tua. Untuk itu rencana jenazah korban akan dibawa pulang ke tempat kelahirannya untuk dimakamkan. "Rencananya langsung mau kami bawa pulang saja ke Pemulutan dan akan dimakamkan di sana juga," jelasnya. (Ly).