Sekda Banyuasin Berikan Penjelasan Langka-Langka Pemkab Banyuasin Hadapi Covid-19

Sekda Banyuasin Berikan Penjelasan Langka-Langka Pemkab Banyuasin Hadapi Covid-19
MS/DARMA H M Senen Har

BANYUASIN, MEDIA SRIWIJAYA- Dalam rangka menghadapi penyebaran Covid-19 Sekda Kabupaten Banyuasin H M Senen Har berikan penjelaskan tentang langka-langka Pemerintah Banyuasin dalammenghadapi Covid-19, Kamis (9/2/2020) di ruang kerja Sekda Banyuasin.

Dalam rangka menghadapi penyebaran Covid-19, Pemkab Banyuasin sudah menerima lebih kurang 30 intruksi surat perintah dan surat-surat yang lainnya. "Atas dasar itu, dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuasin pemerintah sudah membentuk gugus tugas. Gugus tugas yang dibentuk ini adalah gugus tugas yang diketuai secara langsung oleh Bupati Banyuasin," ucap Senen Har seraya mengatakan, wakil- wakil dari gugus tugas  tersebut adalah pimpinan DPRD kemudian forum kordinasi pimpinan daerah.

Artinya jika kita berbicara penanganan  Covid-19, lanjut Sekda, penanganan Covid-19 ini adalah tugas kita bersama. "bukan hanya tugas pemerintah tetapi tugas bersama seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan fungsinya masing-masing." tuturnya.

Sekda menjelaskan, didalam gugus tugas tersebut ada dua belas bidang yang terdiri dari gugus tugas pencegahan, penanganan,  pelaporan, jubir, dan lain-lain. "Gugus tugas ini dalam rangka kita memberikan informasi kepada masyarakat, kita sudah membentuk posko yang berada di Auditorium Pemkab Banyuasin, dimana posko tersebut kita buat dalam rangka membatasi perkumpulan sosial, maka didalam posko tersebut sudah disiapkan vidio compren, kami juga sudah menyiapkan untuk para media mengakses perkembangan sosial," Jelasnya panjang lebar, dalam rangka menjalankan gugus tugas ini Bupati Banyuasin sudah memberikan surat tugas kepada pegawai untuk melakukan piket sesuai dengan bidang dan jadwalnya masing-masing.

Di dalam penanganan ini, tambah sekda, maka pemerintah menyediakan tenda dari beberapa jajaran pemerintah Banyuasin yang mempunyai  fungsi dan bidangnya masing-masing. "Ada bidang meja, ada ruang untuk kita melakukan telecomfren, dan vidio comfren untuk melakukan rapat yang diikuti seluruh Indonesia tetapi menggunakan vidio comfren," ujarnya seraya mengatakan, vidio comfren ini adalah teknologi yang memang diharapkan diwaktu ada wabah Covid-19, dan ini adalah upaya kita menangani Covid-19.

Terkait masalah penanganan, masih kata Sekda, sesuai dengan intruksi yang kita terima dari mentri dalam negeri. "Kemudia seluruh kementrian lembaga memberikan intruksi kepada pemerintah daerah bagaimana kita melakukan pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19, makan kita akan memanfaatkan dana PDP. Nilai yang akan kita maanfaatkan untuk langka awal pencegahan ini lebih kurang 3,7 miliar," jelasnya.

Sekda menuturkan, untuk pencegahan ini makan Pemkab Banyiasin akan melakukan perbaikan kemudian mempersiapkan sarana dan prasarana  yang ada di rumah sakit daerah lebih kurang senilain 1,5 miliar. "Kita akan memperbaiki ruang isolasi, kemudian untuk persiapan masker (APD), dan juga untuk obat-obatan untuk masyarakat terjangkit Covid," tuturnya seraya mengatakan, APD itu di perkhususkan untuk para medis dan dokter yang ada di puskesmas maupun rumah sakit, bukan untuk masyarakat.

Dinas kesehatan juga akan diberikan support menggunakan dana PDP yaitu senilai Rp 621 juta. "Karena kewenangan Dinas Kesehatan melakukan pencegahan dan persiapan sarana prasarana,." Imbuhnya.

Selain itu, persiapan masker untuk masyarakat akan dipersiapkan 10 ribu masker. "Inilah yang dilakukan pak Bupati hari ini membagikan masker yang sudah dimulai dari kemarin, pembagian masker dimulai dari Raja Mulya, Betung, Pangkalan Balai, dan Suak Tapeh, semoga dengan upaya pencegahan ini kita semuah terhindar dari Covid-19," tandasnya. (ydp)