Pelaku Pembacok Karyawan Toko Baju Diamankan Tim Gabungan Polrestabes Palembang dan Polsek IB 2

Pelaku Pembacok Karyawan Toko Baju Diamankan Tim Gabungan Polrestabes Palembang dan Polsek IB 2
foto: IST - Pelaku yang berhasil diamankan

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA - Pelaku pembacokan karyawan Toko UN di Jalan PSI Lautan Kelurahan 35 Ilir Palembang, yang sempat viral di media sosial, pelaku Jailani (37) tak berkutik saat Tim Pidum Polrestabes Palembang dan Reskrim Polsek Ilir Barat (IB) 2 Palembang, meringkus pelaku di rumahnya di Jalan Kadir TKR Lorong Penghulu Rt 38 Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Gandus Palembang, Senin (25/1).

Pelaku Jailani, diamankan bersama barang bukti satu buah senjata tajam jenis parang, dan empat lembar baju orang dewasa dan anak-anak, turut diamankan. Dalam rekaman CCTV yang viral, tampak korban Kartika Pratiwi (20) karyawan toko bagian kasir, sedang melayani pembelian pakaian milik pelaku sambil menenteng parang. Saat diminta uang pembelian pelaku hanya membayar Rp 50 ribu tidak sesuai harga baju yang diambil. Karena barang ditahan korban, pelaku langsung mengayunkan parang ke lengan korban, beruntung korban hanya luka memar, mengingat ayunan parang bagian tumpul. "Kemarin setengah enam sebelum Magrib lagi sepi, pelaku datang berdua belanja, pergi ke kasir total belanja Rp 350 ribu tapi dia bayar Rp 50 ribu, tidak saya kasih karena kurang, dia langsung nodong dengan parang, saya kasih belanja tapi saya masih ditebas dia kena lengan saya," ungkap korban Kartika usai membuat laporan, Senin (25/1).

Masih dikatakan korban, saat itu pelaku juga mengancam jika dirinya tidak takut dengan pihak kepolisian. "Dia ngancam katanya silakan melapor, dia tidak takut sama polisi, kalau soal sisa uang kata dia minta sama penjaga keamanan sisa gajinya," ujarnya.

Sebaliknya, pelaku Jailani dengan tangan diborgol, mengaku jika dirinya khilaf dan dibawa pengaruh minuman, dengan parang di tangan residivis 5 kali masuk penjara ini mengaku hanya ingin membuat takut korban saja. "Parang saya bawa dari rumah, aku beli baju aku bayar 50 harga baju itu 300 ribu sisanya potong gaji penjaga malam, karena bawaan mabuk jadi cak itu," akunya.

Masih dikatakan pelaku Jailani, karena tidak diterima kasir membuat dirinya kesal. "Aku ambil pakaian itu langsung aku tebas pake parang tapi terbalik bukan yang tajam, aku cuma nak takuti dia," ungkap residivis 5 kali ini.

Pelaku Jailani, merupakan pelaku kriminal yang sudah meresahkan warga masyarakat khususnya kawasan Tangga Buntung, yang harus ditindak dengan tegas dari pihak kepolisian agar warga masyarakat tidak resah lagi.

Kapolsek IB 2 Palembang AKP M Ikhsan didampingi Kanit Reskrim Iptu Hermansyah membenarkan jika pelaku pembacokan berhasil diringkus saat sedang berada di rumahnya."Kita dapat laporan prihal perampokan di toko baju di kawasan Tangga Buntung dan sudah viral, pelaku meminta baju dengan paksa tidak membayar, pelaku menebas korban mengunakan punggung parang hingga korban tidak luka hanya lebam," jelasnya.

Terkait aksi pelaku yang sudah meresahkan masyarakat, apalagi pelaku seorang pengangguran dijelaskan Kapolsek IB 2 Palembang. "Pelaku kita amankan di rumahnya, dan mengakui perbuatannya, bahwa pakaian itu untuk anaknya, karena dia tidak ada kerjaan dan tidak ada uang, bahkan catatan kita pelaku ini residivis sudah 5 kali masuk penjara ini yang ke enam kalinya,"jelasnya.

Atas perbuatanya pelaku di erat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun ke atas. (Ly).