Mantan Sekda Ogan Ilir H Herman SH MH Tutup Usia

Mantan Sekda Ogan Ilir H Herman SH MH Tutup Usia
Foto:IST - Almarhum semasa hidup

INDRALAYA, MEDIASRIWIJAYA --Mantan orang nomor satu di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Ogan Ilir (OI) H Herman SH MM dikabarkan meninggal dunia. H Herman yang terakhir kali menjabat sebagai Sekda OI periode 2015 -  Agustus 2020 meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di RS BARI Palembang, Minggu (29/11) malam. Kini, jasad mantan Sekda H Herman telah dikebumikan di tanah kelahiran kampung asalnya, Senin siang (30/11) di Desa Meranjat Indralaya Selatan Kabupaten OI. "Sahabat kita H Herman, mantan Sekda Pemkab OI meninggal dunia semalam di Rumah Sakit BARI Palembang dalam usia 59 tahun karena sakit," kata Iklim melalui grup WhatsApp wartawan Indralaya, Senin (30/11).

Menurut Iklim, Herman sudah satu minggu terakhir sakit, namun tak dijelaskan secara detil penyakit tersebut. Berpulangnya Pak Herman baginya sangat mengagetkan, karena kabar sebelumnya sakit yang dideritanya selama sekitar satu minggu ini tidak begitu parah. "Tapi kematian memang rahasia Allah SWT," ujar Iklim. Almarhum Herman lahir di Desa Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan pada tahun 1961. Masa kecil hingga tamat SMP dihabiskan Herman di desa kelahirannya tersebut. Ia pun melanjutkan pendidikan ke SMAN 1 Palembang, kemudian kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri).
Sebelum diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang ditugaskan di Belitung, Herman pernah menjadi pengacara. Kemudian suami dari Hj. Amdiah Dewi ini pindah tugas ke Pemda Ogan Komering Ilir (OKI) dan bertugas di Kantor di Sospol. Kemudian almarhum pernah menjadi Sekretaris dan Kabag TU Dispenda OKI, lalu kemudian ia dipercaya menjadi Camat Tanjung Batu yang saat itu masih masuk wilayah OKI. Setelah Kabupaten Ogan Ilir berdiri dan Mawardi Yahya menjadi bupati tahun 2005, Herman diangkat menjadi Kadin Pertambangan dan Energi. Tak lama kemudian dia diangkat menjadi Kepala Dinas Pendidikan.
Saat itulah atas petunjuk Bupati Mawardi Yahya, dilakukan mutasi guru besar-besaran dalam rangka pemerataan guru hingga ke pelosok, dengan diberi tunjangan transportasi sesuai zonasi. Di era Herman sebagai Kepala Diknas ini juga banyak dibangun sekolah jenjang SMP dan SMA, salah satunya SMKN 1 Indralaya Selatan di Desa Meranjat.
Karier Herman terus meningkat menjadi Asisten I Pemkab Ogan Ilir, Kepala Inspektorat dan kemudian tahun 2015 ia diangkat menjadi Sekda hingga akhir Agustus 2020. Herman pensiun tanggal 1 September 2020 karena nonjob setelah jabatan sekda yang diembannya berakhir. "Selama menjalani karier sebagai PNS maupun ASN, almarhum Herman dikenal sebagai pejabat yang bertanggung jawab, baik dan loyal. Ia akrab dengan para kolega dan bawahannya," tutur Iklim.(Ber)