Janji Makmurkan Petani, Bupati HM Ilyas: Kalau tak Bisa Merealisasikan Program Transformasi Pertanian, Saya Berhenti Jadi Bupati

Janji Makmurkan Petani, Bupati HM Ilyas: Kalau tak Bisa Merealisasikan Program Transformasi Pertanian, Saya Berhenti Jadi Bupati
Teks photo : Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam saat memberikan sambutan usai memberikan bantuan bibit padi unggul kepada petani di Kelurahan Tanjung Raja Barat Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir.

INDRALAYA, MEDIASRIWIJAYA.com - Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam berjanji pada tahun 2021 mendatang ia akan mensejahterakan para petani yang tersebar di 16 Kecamatan dalam lingkungan Kabupaten OI melalui program transformasi pertanian. Ini disampaikan oleh orang nomor satu di Kabupaten OI, Kamis (5/6) saat memberikan bantuan bibit padi unggul kepada kelompok tani yang ada di Kelurahan Tanjung Raja Barat Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten OI. Dikatakannya, sebagaian besar warga masyarakat Kabupaten OI menggantungkan hidup dari sektor pertanian khususnya petani sawah. Namun, diakui Bupati, dari sisi kesejahteraannya petani di Kabupaten OI masih di bawah rata-rata atau boleh dikatakan masih hidup di bawah garis kemiskinan. Karena diketahui, apabila musim hujan, lahan persawahan milik mereka (petani) terendam banjir, begitu pun juga kalau musim kemarau terancam kekeringan dan gagal panen. 

Tentunya, permasalahan tersebut berhimbas buruk terhadap perekonomian para petani. "Kalau tidak ada titik permasalahan di atas, tidak mungkin saya memberikan bantuan bibit padi unggul kepada kelompok tani," jelas Bupati HM Ilyas. Oleh sebab itu, sebagai kepala daerah dirinya merasa tergerak untuk mensejahterakan rakyatnya khususnya para kaum-kaum petani melalui program transformasi pertanian. Mengingat, melalui program transformasi pertanian, semuanya dilakukan dan dikelola secara modern menggunakan teknologi alat yang canggih. Kemudian, penyediaan kanal, apabila lahan persawahan terendam air, airnya disedot keluar menggunakan mesin. 

Begitu pun juga sebaliknya apabila kering, air yang tadinya ditampung di tempat kanal penampungan air akan menyirami area lahan persawahan. Jadi risiko gagal panen tentu tidak akan terjadi, baik pada saat musim hujan maupun musim kemarau. "Maka dari itu, mulai anggaran tahun 2021 nanti, saya berjanji, ingatkan, catat, kalau saya tidak bisa merealisasikan program transformasi pertanian, saya berhenti jadi Bupati," tandas Bupati OI HM Ilyas Panji Alam di hadapan para petani yang ada di Kelurahan Tanjung Raja Barat. 

Ia berpesan kepada seluruh warga khususnya yang memiliki lahan untuk tidak dijual lahan yang ada (tetap pertahankan). Lahan-lahan yang tidur nantinya akan dikelola dan menghasilkan uang demi kesejahteraan rakyat melalui program transformasi pertanian. Dengan harapan, petani bisa menikmati panen padi sebanyak empat kali dalam dua tahun dengan penghasilan satu panen mencapai belasan hingga ratusan juta rupiah, tergantung luas lahan yang dimiliki. "Pemerintah akan menggandeng unsur TNI dan Polri untuk mengawal terwujudnya realisasi program transformasi pertanian di Kabupaten Ogan Ilir," kata Bupati HM Ilyas Panji Alam.

Ia menyebutkan mengapa program transformasi pertanian ini tidak dari dulu direaliasikan. Mengingat, dirinya belum genap tiga tahun menjadi Kepala Daerah definitif menggantikan Bupati terdahulu yang tersandung kasus. "Tepatnya Agustus 2017 lalu, saya baru dilantik menjadi Bupati definitif. Jadi masih banyak pembenahan yang harus saya selesaikan. Tahun 2021 nanti program ini akan segera direalisasikan. Demi kemakmuran warga masyarakat Kabupaten Ogan Ilir," ucap Bupati HM Ilyas Panji Alam.(Ber)