Insentif Tenaga Medis Banyuasin Segera Cair

Insentif Tenaga Medis Banyuasin Segera Cair
teks:IST-Pemkab Banyuasin akan segera mencairkan Insentif untuk para petugas medis yang masuk ke dalam Tim penanganan COVID-19.

BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA - Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin kepada tenaga medis yang sudah berjuang dalam menangani pandemi COVID-19. Pemkab Banyuasin akan segera mencairkan Insentif untuk para petugas medis yang masuk ke dalam Tim penanganan COVID-19. "Insentif ini diberikan pada mereka khusus penanganan COVID-19, bukan seluruh tenaga medis, jadi jangan salah, ini untuk tim yang ditugaskan untuk menangani COVID-19. sebagai apresiasi buat mereka, ini nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan mereka yang telah berkorban,” Kata Bupati Banyuasin H Askolani SH MH.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin dr Reny Sahara, Senin (07/09/2020) mengatakan, akan memutuskan tahapan kapan dimulainya COVID-19 berdasarkan SK Gugus Tugas Kabupaten, maka akan mengambil tahapan mulaunya ada pasien COVID-19. Dari Maret, April, Mei itu merupakan tahap 1, tahap 1 untuk pencarian 3 bulan. Dikatakan Reny, sumber dana ini berasal dari pusat sebesar Rp 7,1 Miliar, tetapi baru 60 % dana yang diluncurkan yaitu Rp 4,2 Miliar. ”Insya Allah akan menyusul dalam waktu dekat periode berikutnya Juni sampai Agustus,” katanya.

Sementara untuk besaran dana yang akan dibagikan bagi para petugas medis COVID-19, Reny mengatakan, ada perbedaan antara petugas medis Covid-19 di Rumah Sakit dan Puskesmas. Besaran pemberian insentif ini sudah ada ketentuannya masing-masing.

“Puskesmas rata-rata maksimal 1 petugas perbulannya dapat  Rp 5 juta yaitu Dokter, Bidan dan Perawat atau tenaga medis lainnya. Untuk di Rumah Sakit, Dokter Spesialis maksimal  Rp 15 Juta perbulan, Dokter umum Rp 10 Juta dan tenaga medis 5 Juta. Itu sudah ada hitungannya dan ada rumus – rumusnya,” paparnya. (ydp)