Cukup Berat, Saat Satgas TMMD Rehab Rumah Suwarni

Cukup Berat, Saat Satgas TMMD Rehab Rumah Suwarni

 

PEKALONGAN - Dari 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang direhab TNI, melalui TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, dimungkinkan terparah milik Suwarni di Dukuh Pepedan RT 03/ RW 04, Desa Pantirejo.

Dikemukakan oleh Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno, kondisi rumah Suwarni yang masuk dalam daftar rehab di pelaksanaan TMMD Reguler Kodim Pekalongan, memang cukup parah. Atap rumah kayu sudah banyak yang lapuk, sementara untuk dining banyak yang pecah, belum lagi lantai rumah yang meski terbuat dari keramik, namun kondisinya sudah banyak yang pecah.

''Melihat kondisinya yang seperti itu, perlu waktu dan pengerahan personil yang cukup banyak untuk merehabnya. Terbukti di hari ke-18 pelaksanaan TMMD di Desa Pantirejo progresnya terbilang masih minim, '' jelas Sertu Sutrisno, Kamis (2/4/2020).

Adalah Sertu Kasino, anggota Satgas TMMD Reguler Kodim Pekalongan yang sehari-hari dinas di Koramil 05/Kesesi, yang terlibat di perehaban rumah Suwarni. Dia menyatakan, kondisi rumah yang direhabnya memang dalam kondisi rusak parah.

Dia berharap, dalam satu dua hari ini harus segera ada penambahan pasukan satgas TMMD maupun dari warga masyarakat. ''Mendesak untuk ditambah personil dari Satgas TMMD, termasuk dari warga masyarakat, kalau tidak dikhawatirkan nantinya tidak akan bisa selesai. Sementara waktu pelaksanaan TMMD terus berkurang bahkan tinggal sekitar 12 hari,'' terang Sertu Kasino. (rus)