Coffee Morning Wujudkan Safety Zero Accident

Coffee Morning Wujudkan Safety Zero Accident
teks:IST-Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S melaksanakan Coffee Morning bersama Stakeholder Provinsi Sumsel

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S melaksanakan Coffee Morning bersama Stakeholder Provinsi Sumsel dengan tema Pengawasan, Penindakan Pelanggaran Over Dimensi dan Overload Kendaraan Angkutan Barang, dalam rangka mewujudkan Safety Zero Accident di Gardenta Resto KM 5, Kecamatan Sukarame, Palembang, Rabu (16/9).

“Ini adalah bentuk silahturahmi, untuk duduk bersama. Berdiskusi, membahas pengawasan dan penindakan pelanggaran over dimensi dan overload kendaraan angkutan barang,” ujar Kapolda. Dikatakan, dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, pihaknya diharuskan dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru di era new normal seperti ini. “Hendaklah kita harus saling menjaga kesehatan kita masing-masing, agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru dengan mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir,” jelasnya.

Menurut Kapolda, aparat kepolisian masih terus berusaha memberikan edukasi, imbauan untuk mengetuk kesadaran masyarakat. Terkait tema pembahasan pada hari ini. Tentu saja pihaknya harus pintar-pintar untuk menerapkan suatu kebijakan apalagi di tengah perekonomian yang sedang sulit seperti ini. “Jangan sampai kita menegakkan aturan atau kebijakan tersebut, tetapi justru akan menimbulkan polemik dan permasalahan yang mengakibatkan perekonomian tidak berjalan. Untuk itulah kita secara perlahan harus bisa memberikan waktu dan menemukan cara yg tepat untuk menerapkan kebijakan tersebut agar kebijakan tersebut berjalan dan tidak mengganggu perekonomian secara keseluruhan,” bebernya.

Kapolda menambahkan, pertumbuhan ekonomi harus berjalan berdampingan dengan konteks mengikuti situasi kondisi yang berkembang seperti saat ini. Peraturan harus ditegakkan antara pengusaha dan aparat penegak hukum serta stakeholder dengan menemukan sebuah cara yang menyambung dan memahami sehingga kebijakan tersebut dapat diterapkan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama.

“Semoga pertemuan atau silahturahmi duduk bersama seperti ini dapat terus dilakukan agar bisa menjadi sarana berdiskusi atau berbincang tentang permasalahan atau kendala yang sedang dihadapi untuk menemukan kunci permasalahan tersebut sehingga ditemukan jalan keluar atau kebijakan yang terbaik agar terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah sumsel,” tandasnya. (Ly)