Aparat Polsek Kemuning Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Aparat Polsek Kemuning Ringkus Dua Pelaku Curanmor

PALEMBANG,  MEDIA SRIWIJAYA,- Kurang dari 24 Jam, jajaran Polsek Kemuning Palembang, berhasil meringkus dua pelaku curanmor kakak adik, bahkan sang adik baru 3 bulan keluar penjara dengan kasus yang sama. Saat berada di kawasan sepanjang Jalan Soekamto depan PTC Mall, Rabu (5/2/2020) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kedua pelaku yaitu, pelaku Holim Agus Saputra (19) warga Jalan R. Sukamto Lorong Masjid Rt. 38 Rw. 39 Kelurahan 8 Ilir Kecamatan IT III Palembang, sedangkan sang kakak  pelaku Dedi Permana Wijaya (32) warga Jalan Slamet Riyadi Lorong Lawang Kidul Darat / Lorong Masjid Rt. 02 Rw. 03 Kelurahan 5 Ilir  Kec. IT. II Palembang.

Kedua pelaku ini, merupakan spesialis curanmor. Bahkan pelaku Holim Agus Saputra merupakan residivis dan baru keluar dari Rutan Pakjo 3 bulan yang lalu, sedangkan pelaku Dedi Permana masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Ilir Timur (IT) 2 Palembang dalam kasus yang sama.

Kedua pelaku curanmor ini, kembali beraksi kali ini di Wilkum Polsek Kemuning. Di mana kedua kakak beradik tiri ini, berhasil membawa kabur sepeda motor Merk Yamaha Mio J Warna Puith Nopol BG-3455-KAA, milik korban Agus  (22), saat menunaikan salat di Masjid Al Iklas di Jalan Bali - Rawasari Rt 027 Rw 010 Kelurahan 20 Ilir. D II Kecamatan Kemuning Palembang.

Berdasarkan rekaman CCTV, petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan, dibawa komando Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing. Tim opsnal Polsek Kemuning di bawah  pimpinan Kanit Reskrim Iptu Arlan Hidayat langsung melakukan penangkapan kedua pelaku.

"Kedua pelaku ini masih saudara, ini pelaku curanmor salah satunya residivis dalam kasus yang sama, bahkan salah satu pelaku pernah ditahan Polsek Lemabang kena 1 tahun 2 bulan, pelaku ini baru 3 bulan keluar dari Rutan," jelas AKP Robert P Sihombing didampingi Kanit Res Iptu Arlan Hidayat.

Kedua pelaku ini, saat hendak ditangkap melakukan perlawanan, bahkan seorang pelaku Holim alias Apek, sempat bergulat dengan petugas akibatnya tiga butir timah panas petugas bersarang di kaki pelaku, termasuk luka di bagian kepala. Sedangkan sang kakak tiri harus merasakan sebutir timah panas bersarang di betis kaki kanan.

Saat mendapat tindakan medis, kedua pelaku kakak beradik tiri ini, meraung menahan sakit, atas perbuatannya sendiri. "Jadi dengan bantuan CCTV kasus pencurian motor di Masjid Al-ikhlas berhasil kita ungkap, kebetulan pada saat dilakukan penangkapan baju yang dikenakan pelaku Holim adalah sama saat yang bersangkutan beraksi jadi belum 1 x 24 jam kita berhasil mengamankan pelaku ini, pada saat di amankan pelaku ini melawan petugas, bahkan petugas sempat digulat oleh pelaku sehingga kita lakukan tindakan tegas terukur," jelasnya.

Guna mempertanggungjawakan perbuatannya kedua pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek Kemuning dan kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (Ly)